Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut

Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut

Menyikat gigi sudah menjadi suatu kebiasaan yang diajarkan oleh orang tua kita sedari kecil. Bahkan menyikat gigi masuk dalam lagu anak-anak. Hal ini menunjukkan kebiasan menyikat gigi merupakan sesuatu yang penting. Sayangnya, kebanyakan orang masih menyepelekan kekuatan yang dimiliki dari menyikat gigi terhadap kesehatan gigi dan mulut. Sekarang, mari kita cari tahu, bagaimana sebenarnya cara merawat gigi yang baik dan benar?

                Menyikat gigi tentu saja menggunakan alat yaitu sikat gigi, namun apakah kamu sudah memperhatikan tipe bulu sikatnya? Di pasaran beredar berbagai jenis bulu sikat dari yang medium, soft, dan super soft. Sangat disarankan untuk menggunakan sikat gigi yang super soft, dengan tujuan tidak melukai gusi dan bisa masuk ke sudut-sudut terkecil dari gigi dan gusi. Selain itu sikat gigi harus diganti maksimal setiap 3 bulan sekali untuk menghindari akumulasi bakteri maupun kualitas bulu sikat yang sudah tidak baik. Jangan menunggu kondisi bulu sikat gigi menjadi mekar baru digantikan ya.

                Selain itu, perlu juga dilakukan penyikatan gigi menggunakan pasta gigi berflouride, hal ini disebabkan karena fluoride merupakan suatu zat baik yang mampu membantu proses remineralisasi (pemberian mineral kembali bagi gigi) karena pada gigi yang mengalami demineralisasi akan lebih mudah terjadi proses karies/gigi berlubang. Maka dari itu, fluoride menjadi sangat penting bagi kesehatan gigi. Tetapi harus diperhatikan juga menggunakan pasta gigi sesuai dengan usia. Jumlah pasta gigi yang digunakan juga tidak usah terlalu banyak, untuk anak yang berusia dibawah 3 tahun hanya sebesar biji beras, anak diatas 3 tahun hanya sebesar biji jagung dan untuk orang dewasa digunakan setengah dari panjang bulu sikat.

                Menyikat gigi wajib dilakukan 2 kali sehari yaitu PAGI dan MALAM. Pada saat pagi hari, penyikatan gigi dilakukan minimal 30 menit setelah sarapan, sehingga pH dalam mulut sudah kembali netral terlebih dahulu dan pada malam hari sebelum tidur. Menyikat gigi di malam hari juga penting, karena pada malam hari kondisi saliva/liur kita yang berguna sebagai self cleansing berkurang jumlahnya, sehingga Ketika proses self cleansing, bakteri bisa menjadi lebih leluasa untuk menggerogoti gigi kita, sehingga mempermudah terjadinya gigi berlubang.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat dilakukan sejak usia dini sebelum gigi anak tumbuh. Untuk merawat kesehatan mulut anak perlu perhatian khusus dari orangtua, setiap selesai minum susu atau ASI bagian dalam mulut bisa dibersihkan dengan tissue khusus untuk membersihkan mulut yang dibuat khusus untuk bayi atau juga bisa menggunakan kasa steril yang dibasahi dengan air hangat untuk membersihkan sisa susu yang ada di dalam mulut.

                Pastikan juga untuk selalu rutin untuk memeriksakan gigi dan  mulut setiap 6 bulan sekali, sehingga dapat dilakukan tindakan preventif pada gigi yang sehat dan tindakan kuratif pada gigi yang sudah mulai bermasalah, karena lebih baik untuk merawat gigi sedini mungkin, selain lebih hemat dari sisi biaya, tindakan perawatannya tentu lebih sederhana dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit.


Print